Cerita Langka

CeritaLangka.wordpress.com

Erzebet Bathory – “..mandi darah perawan..”

Posted by ceritalangka on September 21, 2008

Erzebet Bathory (1560-1614)

Bangsawan wanita asal hungaria, erzebet bathory ato elizabeth bathory, bisa dikatakan sebagai pembunuh haus darah. ceritanya sering dikaitkan dengan vampir.

Erzebet lahir tahun 1560. keluarga besarnya adalah orang-orang terpandang. kakek buyutnya, stephen bathory adalah salah satu pemimpin pasukan vlad dracul. orang tuanya, georges dan anna adalah bangsawan paling kaya di hungaria. sepupunya ada yg jadi perdana menteri hungaria dan kardinal. bahkan pamannya menjadi raja polandia. namun juga ada sisi gelap dari keluarga bathori. salah satu paman erzebet adalah pemuja setan dan penganut paganisme. seorang sepupunya memiliki kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan seksual.

Sejak kecil sifatnya sangat pemarah dan suka meledak-ledak. apalagi setelah pada tahun 1575 dia menikah dengan lelaki sadis, count ferencz nadasdy, yg mengajarinya metode kejam untuk mendisiplinkan para pembantunya, seperti mengolesi madu di sekujur gadis yang ditelanjangi dan dibiarkan di luar hingga dikerubuti serangga. suaminya ini juga mengajari erzebet gimana caranya menghajar pembantu hingga nyaris mati.

setelah suaminya meninggal di tahun 1604, hobi kejamnya juga masi berlanjut. bukan cuma menyiksa tapi juga mulai menjagal gadis muda. cara sadisnya antara lain menusukkan paku pada bagian tubuh korbannya yang sensitif, memotong jari, dan membenturkan kepala korban hingga tengkoraknya pecah. di musim dingin korbannya ditelanjangi, diseret keluar dan disiram air hingga mati beku. dalam kondisi sakit pun, erzebet ga bakal berhenti beraktivitas kejam.

erzebet juga punya hobi mandi darah perawan karena dipercaya bisa membuatnya awet muda. kebiasaan ini yg bikin dia diidentikkan dengan vampir. hobinya ini diinspirasi saat darah pelayan wanitanya mengenai telapak tangan erzebet. karena membuat kesimpulan bahwa darah gadis muda ini bisa membuatnya awet muda maka dia memerintahkan 2 pelayan setianya, ujvari dan dorka, untuk menelanjangi gadis tersebut, menariknya ke atas bak mandi dan memotong pembuluh darahnya hingga darah mengucur dan tertampung di bak mandi tersebut. setelah si gadis mati kehabisan darah, erzebet pun berendam dalam kubangan darah tersebut. tidak puas hanya sekali, erzebet mengulangi ritual tersebut. setelah pelayan wanitanya abis, dia beralih pada wanita desa di lembah bawah kastil. karena kurang puas dengan darah wong ndeso, erzebet pun mengalihkan sasaran ke gadis-gadis bangsawan yg dianggap darahnya lebih berkualitas. hilangnya gadis-gadis bangsawan pun membuat istana gerah hingga dilakukan penyelidikan yg berujung pada penemuan erzebet sebagai pelaku.

Pada tanggal 29 desember 1610 sepasukan tentara di bawah pimpinan sepupu erzebet sendiri menyerbu kastil cachtice. mereka mendapati pemandangan mengerikan di dalam kastil. mayat gadis tergeletak di meja makan, seorang gadis dalam kondisi sekarat terikat di tiang nyaris kehabisan darah. belasan gadis ditemukan di penjara menunggu giliran disembelih. di ruang bawah tanah ditemukan puluhan mayat membusuk. setelah didaftar dalam pengadilan erzebet pada tahun 1611 terhitung korbannya mencapai lebih dari 650 orang.

karena kejahatan sadis tersebut para pembantu erzebet dihukum mati, sedangkan erzebet sendiri dikurung dalam salah satu kamar di kastilnya (maklum, bangsawan… dapat ‘fasilitas’ lebih). pada tahun 1614, erzebet mati dalam kamar tersebut.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: